Kamis, 05 Juni 2014

Vihara Bernuansa Asri di Batu, Jawa Timur

    Tempat ibadah tentunya merupakan tempat khusus bagi penganutnya. Namun ternyata beberapa tempat ibadah memiliki keunikan yang menjadikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat awam. Seperti yang telah kita ketahui, terdapat sebuah Masjid Tiban yang berada di Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Masjid tersebut didesain dengan begitu uniknya sehingga menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung. Kali ini saya tidak membahas Masjid Tiban.
      Ketika mendengar sebutan Vihara tentu sebagai masyarakat awam akan mendeskripsikan sebagai tempat yang khusus hanya menyediakan fasilitas ibadah. Beruntung saya dan teman-teman berkesempatan untuk mengunjungi Vihara ini sebagai tugas mata kuliah Jurnalistik. Vihara ini bernama Padepokan Dhammadipa Arama yang berlokasi di Batu, Jawa Timur. Minggu, 1 Juni 2014 pertama kalinya saya menjejakkan kaki di sebuah vihara. Samanera (calon biksu) menerima kami dengan sangat ramah. Pemandangan luar yang disuguhkan menjadi pusat perhatian saya setelah koleksi buku di perpustakaan. Perpustakaan sebagai tempat belajar Samanera memiliki koleksi buku yang cukup banyak. Buku yang disediakan tidak hanya mengenai agama Budha, namun juga pengetahuan umum seperti kamus Bahasa Indonesia, kamus Bahasa Inggris, buku bidang kedokteran, dan masih banyak lainnya. Terdapat beberapa rumah kayu sebagai tempat meditasi, kolam teratai yang menghubungkan jalan utama ke rumah kayu, patung budha tidur, air mancur, stupa, serta taman yang bersih dan rapi. Tentu suasana seperti ini menjadikan pengunjung merasa nyaman.

Future

Solo, tiga bulan yang lalu. Mesin waktu terus mendorong poros bumi. Aku tahu, ketika itu kita masih saling merindu. Kau ceritakan semua harapanmu untuk kita. Sementara, kita tidak pernah tahu tentang masa depan. Kita takut; merasakan, memiliki merindikan, kehilangan. Tapi aku tak pernah berhenti sampai di situ. Aku tetap mengindahkan doaku.

Hutan Kota UNESA Universitas Negeri Surabaya


Perkembangan Hutan Kota UNESA
            Hutan kota Unesa merupakan langkah nyata dalam upaya penghijauan dan cinta lingkungan. Terhitung sejak akhir bulan pada tahun 2013, Unesa bersama pemerintah kota Surabaya dengan dihadiri Gubernur Jawa Timur telah meresmikan hutan Unesa sebagai hutan kota Unesa. Lokasi ini terletak di kampus Unesa Lidah Wetan, Surabaya.
            Hutan kota Unesa ini didesain menyerupai tempat-tempat wisata taman kota pada umumnya. Terdapat jalan paving yang mengitari sepanjang area hutan. Pohon-pohon yang rindang sengaja ditanam sebagai tujuan utama penghijauan. Saat ini, telah terjadi dua perbaikan di sekitar lokasi. Jalan sepanjang kampus mulai dipaving dengan rapi. Juga dibangun danau kecil di depan gedung T8 untuk pembiakan ikan.
            Pemanfaatan hutan kota oleh mahasiswa maupun warga sekitar lebih sering terlihat pada sore hari. Pada pagi hingga siang hari terlihat petugas-petugas kebersihan dengan semangat membersihkan daun-daun kering di sepanjang jalan. Joging, bersepeda, berfoto merupakan kegiatan yang sering terlihat di area hutan kota ini. Selain itu, area hutan kota juga dimanfaatkan untuk berdiskusi oleh sekelompok mahasiswa.
            Lokasi yang strategis dalam upaya penghijauan dimanfaatkan dengan baik. Meskipun tahap demi tahap, tata letak yang diciptakan harus maksimal. Sehingga hutan kota Unesa ini akan membawa nama besar Unesa semakin dikenal baik oleh masyarakat.